Panduan Dasar

Apa itu Vibe Coding
dan kenapa file .MD penting

Ngoding bareng AI itu bukan soal prompt yang panjang. Yang menentukan hasilnya adalah seberapa jelas keputusan kamu ditulis sebelum baris kode pertama dibuat.

Definisi

Vibe coding, dijelaskan tanpa jargon

Vibe coding adalah cara membuat perangkat lunak dengan mendeskripsikan apa yang kamu mau dalam bahasa manusia, lalu membiarkan AI coding agent yang menulis kodenya. Kamu berpindah peran: dari orang yang mengetik implementasi, jadi orang yang menentukan arah dan memeriksa hasil.

Cara lama

  • Kamu menerjemahkan ide jadi kode, baris demi baris
  • Waktu habis di sintaks, boilerplate, dan setup
  • Keputusan desain tersimpan di kepala, tidak tertulis

Vibe coding

  • Kamu menulis keputusan, agent menerjemahkannya jadi kode
  • Waktu habis di merumuskan masalah dan memeriksa hasil
  • Keputusan desain tertulis di dokumen, bisa dibaca ulang

Salah Kaprah

Tiga hal yang sering disalahpahami

Vibe coding itu ngetik prompt sekali, jadi aplikasi.

Prompt sekali cuma bagus untuk demo. Begitu fiturnya lebih dari tiga, agent mulai menebak nama tabel dan bongkar ulang kode yang sudah jalan.

Kalau AI-nya pintar, dokumen tidak perlu.

Model pintar sekalipun tidak tahu keputusan yang ada di kepala kamu. Dokumen adalah cara memindahkan keputusan itu keluar dari kepala.

Vibe coding berarti tidak usah paham kode.

Kamu tetap yang memutuskan dan memeriksa. Bedanya, kamu memeriksa hasil, bukan mengetik tiap baris.

Format .MD

Markdown: teks biasa yang punya struktur

.md adalah ekstensi berkas Markdown: format teks yang ditulis dengan beberapa tanda baca sederhana. Tanda pagar jadi judul, tanda hubung jadi daftar, tanda petik balik jadi kode. Karena hanya teks, isinya bisa dibaca siapa pun dan apa pun, termasuk AI coding agent.

Teks biasa, bukan format tertutup

File .md hanyalah teks. Bisa dibuka Notepad, masuk ke git, dan dibaca model tanpa perlu konversi apa pun.

Punya struktur yang bisa dibaca mesin

Heading, daftar, tabel, dan blok kode memberi hierarki yang jelas. Agent bisa melompat ke bagian yang dia butuhkan.

Perubahannya kelihatan

Karena teks, tiap perubahan tampil rapi di diff git. Kamu tahu persis kalimat mana yang berubah.

Satu bahasa untuk manusia dan agent

Dokumen yang sama dibaca kamu dan dibaca AI. Tidak ada versi terpisah yang harus disamakan terus.

Sintaks Secukupnya

Delapan aturan ini sudah cukup

Markdown punya banyak fitur, tapi dokumen proyek praktis cuma memakai segelintir. Hafal yang di bawah ini dan kamu sudah bisa membaca serta mengedit semua berkas di paket unduhan.

# Judul
## Sub Judul
### Sub-sub Judul

Heading: struktur dokumen

- item pertama
- item kedua

Daftar tak berurut

1. langkah satu
2. langkah dua

Daftar berurut

- [ ] belum selesai
- [x] sudah selesai

Checklist: untuk daftar pekerjaan

**tebal**  `kode`

Penekanan dan inline code

| Kolom | Isi |
| --- | --- |
| users | tabel |

Tabel: data berkolom

```ts
const a = 1;
```

Blok kode dengan bahasa

```mermaid
flowchart TD
  A --> B
```

Diagram: arsitektur & skema

Pembagian Peran

Kenapa dokumennya dipecah, bukan satu berkas panjang

Satu berkas raksasa membuat agent harus membaca semuanya untuk mencari satu hal. Dipecah per peran, agent bisa membuka bagian yang relevan saja: dan kamu bisa memperbaiki satu keputusan tanpa mengacak yang lain.

  • 1–2. Overview & Requirements

    Kenapa dibuat

    Masalah yang diselesaikan, siapa penggunanya, platform, dan batasan. Menjawab pertanyaan 'kenapa aplikasi ini ada' sebelum agent menulis baris pertama.

  • 3–4. Core Features & User Flow

    Apa yang dibangun

    Daftar fitur beserta kemampuan konkretnya, lalu perjalanan pengguna dari awal sampai selesai. Ini yang jadi urutan kerja agent.

  • 5–6. Architecture & Sequence

    Bagaimana bekerjanya

    Komponen dan hubungannya, lalu alur teknis tiap skenario inti dalam bentuk diagram. Agent tahu apa memanggil apa sebelum menulis kode.

  • 7–8. Database & Tech Stack

    Kesepakatan teknis

    Nama tabel dan kolom yang dipakai apa adanya, plus teknologi terpilih beserta alasannya. Dikunci sebelum ada kode supaya tidak ada tebakan.

Sudah paham dasarnya?

Lanjut ke cara memakai PRD hasil unduhan bersama AI agent.

Buka Panduan